<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: 4.  Gaul Akrab Sesuai Sunnah Nabi</title>
	<atom:link href="http://gaulgayarasul.wordpress.com/2006/12/31/4-gaul-akrab-sesuai-sunnah-nabi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://gaulgayarasul.wordpress.com/2006/12/31/4-gaul-akrab-sesuai-sunnah-nabi/</link>
	<description>menjalin tali ukhuwah &#38; silaturrahim</description>
	<lastBuildDate>Mon, 04 Jan 2010 06:04:45 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: febriyani</title>
		<link>http://gaulgayarasul.wordpress.com/2006/12/31/4-gaul-akrab-sesuai-sunnah-nabi/comment-page-1/#comment-217</link>
		<dc:creator>febriyani</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Dec 2009 08:14:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://gaulgayarasul.wordpress.com/2006/12/31/4-gaul-akrab-sesuai-sunnah-nabi/#comment-217</guid>
		<description>Comment nya : Not Bad..Numpang nanya teman saya menanyakan suatu hal yang membuat saya sulit memberi jawaban karena masih minimnya ilmu saya, pentanyaannya adalah ..bagaimana sikap seorang istri jika suami tidak mau menjadi imam dalam sholat jama&#039;ah dirumah , namun ia belajar Qur&#039;an Sunnah..ketika ditanya suaminya tidak mau menjelaskan..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Comment nya : Not Bad..Numpang nanya teman saya menanyakan suatu hal yang membuat saya sulit memberi jawaban karena masih minimnya ilmu saya, pentanyaannya adalah ..bagaimana sikap seorang istri jika suami tidak mau menjadi imam dalam sholat jama&#8217;ah dirumah , namun ia belajar Qur&#8217;an Sunnah..ketika ditanya suaminya tidak mau menjelaskan..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Jurus-jurus Penangkal Zina &#171; Suara Mustika</title>
		<link>http://gaulgayarasul.wordpress.com/2006/12/31/4-gaul-akrab-sesuai-sunnah-nabi/comment-page-1/#comment-208</link>
		<dc:creator>Jurus-jurus Penangkal Zina &#171; Suara Mustika</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Dec 2009 10:10:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://gaulgayarasul.wordpress.com/2006/12/31/4-gaul-akrab-sesuai-sunnah-nabi/#comment-208</guid>
		<description>[...] Dengan jurus2 tadi, ‘darah-muda’ kita senantiasa terkendali ketika kita saling bergaul dan bertatap-muka dengan lawan-jenis, secara akrab sekalipun. Apalagi bila terawasi oleh orang lain yang cenderung mencegah perzinaan kita. (Ingat makna ‘bila terawasi’, kan? Kalo lupa, silakan baca lagi Bab 4.) [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Dengan jurus2 tadi, ‘darah-muda’ kita senantiasa terkendali ketika kita saling bergaul dan bertatap-muka dengan lawan-jenis, secara akrab sekalipun. Apalagi bila terawasi oleh orang lain yang cenderung mencegah perzinaan kita. (Ingat makna ‘bila terawasi’, kan? Kalo lupa, silakan baca lagi Bab 4.) [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: acut</title>
		<link>http://gaulgayarasul.wordpress.com/2006/12/31/4-gaul-akrab-sesuai-sunnah-nabi/comment-page-1/#comment-165</link>
		<dc:creator>acut</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Aug 2009 18:55:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://gaulgayarasul.wordpress.com/2006/12/31/4-gaul-akrab-sesuai-sunnah-nabi/#comment-165</guid>
		<description>gaul yok</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>gaul yok</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Imam</title>
		<link>http://gaulgayarasul.wordpress.com/2006/12/31/4-gaul-akrab-sesuai-sunnah-nabi/comment-page-1/#comment-164</link>
		<dc:creator>Imam</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Aug 2009 06:30:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://gaulgayarasul.wordpress.com/2006/12/31/4-gaul-akrab-sesuai-sunnah-nabi/#comment-164</guid>
		<description>Afwan, antum ketika mengutip hadist tolong cantumkan dari kitab mana dan hadist keberapa (nomor hadist) sehingga bagi sebagian besar bisa mencari riwayat hadist tersebut dengan benar.

Bertaqwalah kepada Allah SWT</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Afwan, antum ketika mengutip hadist tolong cantumkan dari kitab mana dan hadist keberapa (nomor hadist) sehingga bagi sebagian besar bisa mencari riwayat hadist tersebut dengan benar.</p>
<p>Bertaqwalah kepada Allah SWT</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Ibnu Saman</title>
		<link>http://gaulgayarasul.wordpress.com/2006/12/31/4-gaul-akrab-sesuai-sunnah-nabi/comment-page-1/#comment-152</link>
		<dc:creator>Ibnu Saman</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 May 2009 04:42:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://gaulgayarasul.wordpress.com/2006/12/31/4-gaul-akrab-sesuai-sunnah-nabi/#comment-152</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum 
Ada buku baru berjudul &quot;Agar HP Bikin Kamu Masuk Surga&quot;
Bisa diliat di:
abduljabbar2008.wordpress.com/2009/05/20/agar-hp-bikin-kamu-masuk-surga/
atau
proumedia.multiply.com/ - 46k

Mungkin cocok buat kamu-kamu semua</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum<br />
Ada buku baru berjudul &#8220;Agar HP Bikin Kamu Masuk Surga&#8221;<br />
Bisa diliat di:<br />
abduljabbar2008.wordpress.com/2009/05/20/agar-hp-bikin-kamu-masuk-surga/<br />
atau<br />
proumedia.multiply.com/ &#8211; 46k</p>
<p>Mungkin cocok buat kamu-kamu semua</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Kiat Menangkal Zina : BELAJAR</title>
		<link>http://gaulgayarasul.wordpress.com/2006/12/31/4-gaul-akrab-sesuai-sunnah-nabi/comment-page-1/#comment-147</link>
		<dc:creator>Kiat Menangkal Zina : BELAJAR</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Apr 2009 14:53:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://gaulgayarasul.wordpress.com/2006/12/31/4-gaul-akrab-sesuai-sunnah-nabi/#comment-147</guid>
		<description>[...] Dengan jurus2 tadi, ‘darah-muda’ kita senantiasa terkendali ketika kita saling bergaul dan bertatap-muka dengan lawan-jenis, secara akrab sekalipun. Apalagi bila terawasi oleh orang lain yang cenderung mencegah perzinaan kita.   [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Dengan jurus2 tadi, ‘darah-muda’ kita senantiasa terkendali ketika kita saling bergaul dan bertatap-muka dengan lawan-jenis, secara akrab sekalipun. Apalagi bila terawasi oleh orang lain yang cenderung mencegah perzinaan kita.   [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Jurus Penangkal Zina &#171; alfauzie.com</title>
		<link>http://gaulgayarasul.wordpress.com/2006/12/31/4-gaul-akrab-sesuai-sunnah-nabi/comment-page-1/#comment-144</link>
		<dc:creator>Jurus Penangkal Zina &#171; alfauzie.com</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Mar 2009 22:16:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://gaulgayarasul.wordpress.com/2006/12/31/4-gaul-akrab-sesuai-sunnah-nabi/#comment-144</guid>
		<description>[...] Dengan jurus2 tadi, ‘darah-muda’ kita senantiasa terkendali ketika kita saling bergaul dan bertatap-muka dengan lawan-jenis, secara akrab sekalipun. Apalagi bila terawasi oleh orang lain yang cenderung mencegah perzinaan kita. (Ingat makna ‘bila terawasi’, kan? Kalo lupa, silakan baca lagi Bab 4.) [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Dengan jurus2 tadi, ‘darah-muda’ kita senantiasa terkendali ketika kita saling bergaul dan bertatap-muka dengan lawan-jenis, secara akrab sekalipun. Apalagi bila terawasi oleh orang lain yang cenderung mencegah perzinaan kita. (Ingat makna ‘bila terawasi’, kan? Kalo lupa, silakan baca lagi Bab 4.) [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: TTC: Teman Tapi Mesra &#171; M Shodiq Mustika</title>
		<link>http://gaulgayarasul.wordpress.com/2006/12/31/4-gaul-akrab-sesuai-sunnah-nabi/comment-page-1/#comment-143</link>
		<dc:creator>TTC: Teman Tapi Mesra &#171; M Shodiq Mustika</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2009 01:07:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://gaulgayarasul.wordpress.com/2006/12/31/4-gaul-akrab-sesuai-sunnah-nabi/#comment-143</guid>
		<description>[...] [1] Aku belum tahu keadaanmu yang sebenarnya. Namun kalau informasimu sudah relatif lengkap, tak ada yang kau tutup-tutupi, maka menurutku kau tidak melanggar syariat islam. Bergaul dengan lawan-jenis tidaklah terlarang, tetapi justru merupakan sunnah Nabi. (Lihat Gaul Akrab Sesuai Sunnah Nabi.) [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] [1] Aku belum tahu keadaanmu yang sebenarnya. Namun kalau informasimu sudah relatif lengkap, tak ada yang kau tutup-tutupi, maka menurutku kau tidak melanggar syariat islam. Bergaul dengan lawan-jenis tidaklah terlarang, tetapi justru merupakan sunnah Nabi. (Lihat Gaul Akrab Sesuai Sunnah Nabi.) [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: TTC: Teman Tapi Cinta &#171; Gaul Gaya Rasul</title>
		<link>http://gaulgayarasul.wordpress.com/2006/12/31/4-gaul-akrab-sesuai-sunnah-nabi/comment-page-1/#comment-105</link>
		<dc:creator>TTC: Teman Tapi Cinta &#171; Gaul Gaya Rasul</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Dec 2008 23:22:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://gaulgayarasul.wordpress.com/2006/12/31/4-gaul-akrab-sesuai-sunnah-nabi/#comment-105</guid>
		<description>[...] [1] Aku belum tahu keadaanmu yang sebenarnya. Namun kalau informasimu sudah relatif lengkap, tak ada yang kau tutup-tutupi, maka menurutku kau tidak melanggar syariat islam. Bergaul dengan lawan-jenis tidaklah terlarang, tetapi justru merupakan sunnah Nabi. (Lihat Gaul Akrab Sesuai Sunnah Nabi.) [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] [1] Aku belum tahu keadaanmu yang sebenarnya. Namun kalau informasimu sudah relatif lengkap, tak ada yang kau tutup-tutupi, maka menurutku kau tidak melanggar syariat islam. Bergaul dengan lawan-jenis tidaklah terlarang, tetapi justru merupakan sunnah Nabi. (Lihat Gaul Akrab Sesuai Sunnah Nabi.) [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Penangkal Zina &#171; alfauzie.com</title>
		<link>http://gaulgayarasul.wordpress.com/2006/12/31/4-gaul-akrab-sesuai-sunnah-nabi/comment-page-1/#comment-103</link>
		<dc:creator>Penangkal Zina &#171; alfauzie.com</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Dec 2008 16:31:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://gaulgayarasul.wordpress.com/2006/12/31/4-gaul-akrab-sesuai-sunnah-nabi/#comment-103</guid>
		<description>[...] Dengan jurus2 tadi, ‘darah-muda’ kita senantiasa terkendali ketika kita saling bergaul dan bertatap-muka dengan lawan-jenis, secara akrab sekalipun. Apalagi bila terawasi oleh orang lain yang cenderung mencegah perzinaan kita. (Ingat makna ‘bila terawasi’, kan? Kalo lupa, silakan baca lagi Bab 4.) [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Dengan jurus2 tadi, ‘darah-muda’ kita senantiasa terkendali ketika kita saling bergaul dan bertatap-muka dengan lawan-jenis, secara akrab sekalipun. Apalagi bila terawasi oleh orang lain yang cenderung mencegah perzinaan kita. (Ingat makna ‘bila terawasi’, kan? Kalo lupa, silakan baca lagi Bab 4.) [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Konsultasi: Ternyata dia sudah beristri &#171; M Shodiq Mustika</title>
		<link>http://gaulgayarasul.wordpress.com/2006/12/31/4-gaul-akrab-sesuai-sunnah-nabi/comment-page-1/#comment-87</link>
		<dc:creator>Konsultasi: Ternyata dia sudah beristri &#171; M Shodiq Mustika</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Nov 2008 18:38:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://gaulgayarasul.wordpress.com/2006/12/31/4-gaul-akrab-sesuai-sunnah-nabi/#comment-87</guid>
		<description>[...] dapat berhubungan akrab sebagai sahabat, sebagaimana berlaku di zaman Rasulullah saw. (Lihat &#8220;Gaul Akrab sesuai Sunnah Nabi&#8220;.) Lalu kukatakan kepada si C bahwa apakah nanti di hatinya tumbuh benih-benih asmara [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] dapat berhubungan akrab sebagai sahabat, sebagaimana berlaku di zaman Rasulullah saw. (Lihat &#8220;Gaul Akrab sesuai Sunnah Nabi&#8220;.) Lalu kukatakan kepada si C bahwa apakah nanti di hatinya tumbuh benih-benih asmara [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Konsultasi: Ternyata dia sudah beristri &#171; Tanazhur PraNikah</title>
		<link>http://gaulgayarasul.wordpress.com/2006/12/31/4-gaul-akrab-sesuai-sunnah-nabi/comment-page-1/#comment-86</link>
		<dc:creator>Konsultasi: Ternyata dia sudah beristri &#171; Tanazhur PraNikah</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Nov 2008 18:31:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://gaulgayarasul.wordpress.com/2006/12/31/4-gaul-akrab-sesuai-sunnah-nabi/#comment-86</guid>
		<description>[...] dapat berhubungan akrab sebagai sahabat, sebagaimana berlaku di zaman Rasulullah saw. (Lihat &#8220;Gaul Akrab sesuai Sunnah Nabi&#8220;.) Lalu kukatakan kepada si C bahwa apakah nanti di hatinya tumbuh benih-benih asmara [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] dapat berhubungan akrab sebagai sahabat, sebagaimana berlaku di zaman Rasulullah saw. (Lihat &#8220;Gaul Akrab sesuai Sunnah Nabi&#8220;.) Lalu kukatakan kepada si C bahwa apakah nanti di hatinya tumbuh benih-benih asmara [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: M Shodiq Mustika</title>
		<link>http://gaulgayarasul.wordpress.com/2006/12/31/4-gaul-akrab-sesuai-sunnah-nabi/comment-page-1/#comment-57</link>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Sep 2008 18:38:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://gaulgayarasul.wordpress.com/2006/12/31/4-gaul-akrab-sesuai-sunnah-nabi/#comment-57</guid>
		<description>@ arfan
Sepertinya komentar saya itu belum lengkap.
Sebenarnya saya mengungkapkan itu karena menurut Abu Syuqqah, hadits tersebut konteksnya &lt;b&gt;sebelum&lt;/b&gt; turunnya ayat hijab.
Silakan cari referensi lain.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ arfan<br />
Sepertinya komentar saya itu belum lengkap.<br />
Sebenarnya saya mengungkapkan itu karena menurut Abu Syuqqah, hadits tersebut konteksnya <b>sebelum</b> turunnya ayat hijab.<br />
Silakan cari referensi lain.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: arfan</title>
		<link>http://gaulgayarasul.wordpress.com/2006/12/31/4-gaul-akrab-sesuai-sunnah-nabi/comment-page-1/#comment-56</link>
		<dc:creator>arfan</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Sep 2008 13:32:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://gaulgayarasul.wordpress.com/2006/12/31/4-gaul-akrab-sesuai-sunnah-nabi/#comment-56</guid>
		<description>@ M Shodiq Mustika

saya pikir kita tidak perlu membandingkan kualitas keulamaan (seperti kata anda) antara Abu Syuqqah dengan 2 orang muhadist lulusan Madinah (sebagaimana kata imam alkarami), tetapi yang lebih penting adalah kita berusaha mencari referensi lain tentang mana yang benar mengenai apakah hadist di atas itu konteksnya pada saat sebelum turunnya ayat hijab ataukah sesudahnya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ M Shodiq Mustika</p>
<p>saya pikir kita tidak perlu membandingkan kualitas keulamaan (seperti kata anda) antara Abu Syuqqah dengan 2 orang muhadist lulusan Madinah (sebagaimana kata imam alkarami), tetapi yang lebih penting adalah kita berusaha mencari referensi lain tentang mana yang benar mengenai apakah hadist di atas itu konteksnya pada saat sebelum turunnya ayat hijab ataukah sesudahnya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: 5. Jurus-jurus Penangkal Zina &#171; Gaul Yuk!</title>
		<link>http://gaulgayarasul.wordpress.com/2006/12/31/4-gaul-akrab-sesuai-sunnah-nabi/comment-page-1/#comment-44</link>
		<dc:creator>5. Jurus-jurus Penangkal Zina &#171; Gaul Yuk!</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Aug 2008 21:46:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://gaulgayarasul.wordpress.com/2006/12/31/4-gaul-akrab-sesuai-sunnah-nabi/#comment-44</guid>
		<description>[...] Dengan jurus2 tadi, ‘darah-muda’ kita senantiasa terkendali ketika kita saling bergaul dan bertatap-muka dengan lawan-jenis, secara akrab sekalipun. Apalagi bila terawasi oleh orang lain yang cenderung mencegah perzinaan kita. (Ingat makna ‘bila terawasi’, kan? Kalo lupa, silakan baca lagi Bab 4.) [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Dengan jurus2 tadi, ‘darah-muda’ kita senantiasa terkendali ketika kita saling bergaul dan bertatap-muka dengan lawan-jenis, secara akrab sekalipun. Apalagi bila terawasi oleh orang lain yang cenderung mencegah perzinaan kita. (Ingat makna ‘bila terawasi’, kan? Kalo lupa, silakan baca lagi Bab 4.) [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
