Suka menyapa orang yang belum kenal? Bagus! Itu pertanda gaul. Belum biasa menyapa? Biasakan dong! Caranya praktis, lumayan mudah, nggak sesulit ngerjain soal ujian akhir nasional. I swear.

Suka menyapa orang yang belum kenal? Bagus! Itu pertanda gaul. Belum biasa menyapa? Biasakan dong! Caranya praktis, lumayan mudah, nggak sesulit ngerjain soal ujian akhir nasional. I swear.

Kategori: kesempatan dalam kesempitan · kiat gaul
Ditandai: kecerdasan sosial, kelihaian berkomunikasi, komunikasi tatap-muka, pendekatan
Luaskah pergaulan Nabi saw. dan para shahabat dengan lawan-jenis yang bukan muhrim? Sebatas dengan suami atau istri sajakah? Sebatas untuk kepentingan pernikahan dan keperluan darurat lainnya sajakah? (Ataukah meliputi semua bidang kehidupan manusia?) Manakah bukti yang menunjukkan sempitnya (atau luasnya) pergaulan tersebut?
Leluasanya Perbauran Pria-Wanita di Zaman Nabi
Ternyata, (lagi…)
Kategori: rangkuman buku Gaul Gaya Rasul
Ditandai: artikel, buku, dermawan, dewasa, gaya hidup, hadits shahih, ikhtilat, islam, kecerdasan sosial, kelihaian berkomunikasi, manajemen amal, opini, pengembangan diri, remaja, renungan, silaturrahim, sunnah nabi, ukhuwah islamiyah
Usai nyimak bab terdahulu, kita jadi tahu, ada kalanya Nabi dan para shahabat ketemu ama lawan-jenis dalam waktu lama dan secara berulang. Kayak pacaran aja, yach.
Ah… Entah mirip pacaran entah enggak, kita disaranin Abu Syuqqah untuk tidak sembarangan bertemu lawan-jenis secara berulang atau dalam waktu lama. Kalo nggak jelas juntrungnya, nggak usah deh. Tapi, kalo jelas juntrungnya… ya oke dong.
Kategori: rangkuman buku Gaul Gaya Rasul
Ditandai: ABG, artikel, berduaan, bergaul, buku, cinta sejati, ekspresi cinta, fatwa ulama, gaya hidup, gejolak birahi, hadits shahih, hubungan akrab, islam, keanggunan bersikap, Kecantikan Batiniah, kecerdasan sosial, kelihaian berkomunikasi, keramah-tamahan berperilaku, khalwat, manajemen amal, manajemen qalbu, opini, pacaran islami, penampilan nonseksual, pengembangan diri, persahabatan, puber, remaja, renungan, spiritual, sunnah nabi, taaruf, tanazhur, ukhuwah islamiyah
Berdasarkan dalil2 kuat yang relevan, akhirnya Abu Syuqqah menyimpulkan, “adanya pertemuan antara laki-laki dan wanita mungkin menyebabkan timbulnya sikap saling memandang antara mereka. [Namun] kejadian seperti itu tidak menjadi masalah, sepanjang pandang-memandang di antara mereka tidak didasarkan pada syahwat serta keduanya sama-sama berniat dan melaksanakan menahan pandangan.” (KW2: 112)
Kategori: rangkuman buku Gaul Gaya Rasul
Ditandai: artikel, aturan pergaulan, aurat, bergaul, birahi, buku, dakwah, free sex, gaya hidup, gejolak birahi, godaan seksual, godaan syetan, hadits shahih, hubungan akrab, islam, keanggunan bersikap, kegesitan berolah-raga, keindahan berekspresi artistik, kelihaian berkomunikasi, kelogisan berargumentasi, keramah-tamahan berperilaku, kesehatan, kesopanan berbusana, manajemen amal, manajemen qalbu, mencegah perzinaan, mendekati zina, nafsu syahwat, opini, pacaran islami, pdkt, penampilan nonseksual, pengembangan diri, pornografi, remaja, renungan, spiritual, taaruf, tanazhur, televisi, wanita cantik, zina hati, zina mata