Gaul Islami

Entries tagged as ‘renungan’

Kiat Imam Ghazali agar Tidak Sombong

14 Februari 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Dari beraneka-ragam komentar terhadap artikel “PKS Sombong Lecehkan Artis Sinetron & Kalangan dari Dunia Hiburan Lainnya“, sekurang-kurangnya ada 2 pandangan mengenai kesombongan yang perlu kita kritisi: (1) penyangkalan bahwa sikap Presiden PKS itu tergolong sombong, (2) peremehan keburukan sikap sombong di dunia politik. Di sini hendak aku tunjukkan: (1) sikap Presiden PKS tersebut sudah tergolong sombong, (2) keburukan sikap sombong tak dapat kita remehkan. Sesudah itu, silakan simak kiat dari Imam Ghazali untuk tidak sombong. (lagi…)

Kategori: kiat gaul
Ditandai: , , , , ,

Anak kita mirip siapa?

3 Maret 2008 · & Komentar

Dulu, aku merasa bangga bila orang bilang anak-anakku mirip aku. Dengan berlalunya waktu, aku tak peduli lagi apakah anak-anakku mirip aku ataukah tidak. Kini, aku berpikir:

Bagaimana sebaiknya? Apakah sebaiknya anak-anakku mirip aku, mirip ibu mereka, mirip kakek/nenek mereka, mirip paman/bibi mereka, mirip saudara sepupu mereka…? Ataukah sebaiknya tidak mirip siapa-siapa? Ataukah ini bukan persolan penting, sehingga sebaiknya kuabaikan saja?

(lagi…)

Kategori: Happy Family
Ditandai: , , , , , , , , , ,

3. Gaul Seluas-luasnya Seperti Nabi

31 Desember 2006 · 1 Komentar

Luaskah pergaulan Nabi saw. dan para shahabat dengan lawan-jenis yang bukan muhrim? Sebatas dengan suami atau istri sajakah? Sebatas untuk kepentingan pernikahan dan keperluan darurat lainnya sajakah? (Ataukah meliputi semua bidang kehidupan manusia?) Manakah bukti yang menunjukkan sempitnya (atau luasnya) pergaulan tersebut?

Leluasanya Perbauran Pria-Wanita di Zaman Nabi

Ternyata, (lagi…)

Kategori: rangkuman buku Gaul Gaya Rasul
Ditandai: , , , , , , , , , , , , , , , , ,

4. Gaul Akrab Sesuai Sunnah Nabi

31 Desember 2006 · & Komentar

Usai nyimak bab terdahulu, kita jadi tahu, ada kalanya Nabi dan para shahabat ketemu ama lawan-jenis dalam waktu lama dan secara berulang. Kayak pacaran aja, yach.

Ah… Entah mirip pacaran entah enggak, kita disaranin Abu Syuqqah untuk tidak sembarangan bertemu lawan-jenis secara berulang atau dalam waktu lama. Kalo nggak jelas juntrungnya, nggak usah deh. Tapi, kalo jelas juntrungnya… ya oke dong.

(lagi…)

Kategori: rangkuman buku Gaul Gaya Rasul
Ditandai: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

5. Jurus-jurus Penangkal Zina

30 Desember 2006 · & Komentar

Berdasarkan dalil2 kuat yang relevan, akhirnya Abu Syuqqah menyimpulkan, “adanya pertemuan antara laki-laki dan wanita mungkin menyebabkan timbulnya sikap saling memandang antara mereka. [Namun] kejadian seperti itu tidak menjadi masalah, sepanjang pandang-memandang di antara mereka tidak didasarkan pada syahwat serta keduanya sama-sama berniat dan melaksanakan menahan pandangan.” (KW2: 112)

Fokuskan pada Penampilan Non-Seksual

(lagi…)

Kategori: rangkuman buku Gaul Gaya Rasul
Ditandai: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

6. Teman Tapi Mesra?

30 Desember 2006 · & Komentar

Adakah orang yang mampu menyelamatkan diri dari free sex ketika bergaul rapat dengan lawan-jenis?

Jawab kami tegas: Ya! Ada banyak orang yang mampu bersahabat akrab dengan lawan-jenis tanpa free sex.

(lagi…)

Kategori: rangkuman buku Gaul Gaya Rasul
Ditandai: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

7. Gaul Kunci Kesuksesan

30 Desember 2006 · & Komentar

Metode yang paling tepat untuk meraih kesuksesan adalah dikenal dan mengenal banyak orang. Karena itu, sebagaimana yang termaktub di buku Eileen Rachman & Petrina Omar, Gaul Meraih Lebih Banyak Kesempatan, salah satu kunci sukses kita adalah “mau membuka diri untuk memasuki setiap kesempatan dan melakukan kontak dengan orang lain”.

Begitu kita mau membuka diri, bergaul dengan banyak orang, dunia luas pun terbentang di depan mata. Hasilnya, bersiaplah merengkuh lebih banyak kesempatan besar!

(lagi…)

Kategori: rangkuman buku Gaul Gaya Rasul
Ditandai: , , , , , , , , , , , , , , , , , ,