Bila terjadi perang saudara, siapa pemenangnya?

Dua orang bersaudara asal Bulgaria ini tidak pantas dicontoh. Keduanya bagai anjing dan kucing, tak pernah akur. Bahkan, belum lama ini, keduanya nekat memasang pagar kawat berduri yang membagi rumah warisan orangtua mereka setelah keduanya saling tuntut di pengadilan sebanyak lebih dari 200 kali.

Seperti dikutip situs Google News (17 Januari 2008), Taso Hadijev (74 tahun) dan Asen Hadijev (75 tahun) dari Malka Arda, Bulgaria, saling tuntut selama 40 tahun. Mereka bersengketa memperebutkan hak atas tanah warisan orangtua mereka.

“Mereka memang begitu selama bertahun-tahun. Mereka pergi ke pengadilan lantaran alasan yang tidak jelas. Tidak pernah ada bukti siapa yang salah dan siapa yang benar,” ujar Sabka Shehova, seorang tetangga.

Hasilnya, keduanya jatuh miskin. Uang mereka habis untuk membayar pengacara.***

3 thoughts on “Bila terjadi perang saudara, siapa pemenangnya?

  1. Ping-balik: awali hari-hari dengan senyuman » Blog Archive » Gaul Islami

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s