Bully Free Home

Tulisan mengenai Bully Free School membuat saya bertanya pada diri sendiri, apakah pelaku Bullying tersebut bisa jadi adalah guru ketika di sekolah atau bahkan orang tua sendiri ketika di rumah?!

Jawab saya, It Coud Be..

Ada seorang murid yang malas atau bahkan tidak bersemangat untuk berangkat ke sekolah dikarenakan perilaku sang guru yang menurutnya selalu “merendahkan” dirinya, I thought that’s called bullying too..tapi saya sedang tidak membahas bullying yang tengah terjadi di sekolah, saya justru ingin membahas bullying yang tengah terjadi di rumah, dimana rumah adalah pilar utama dalam pendidikan anak-anak kita..

Anak adalah jiwa, mereka adalah amanah yang Alloh berikan kepada kita, sabda Rasulullah “Setiap anak dilahirkan dalam fitrahnya dan orangtuanyalah yang menjadikan dia sebagai Yahudi, Nasrani, atau Majusi.”HR.Muslim..mengandung arti bahwa begitu besar peranan orang tua untuk menjadikan anak-anak kita seperti apa..

Secara tidak sadar maupun sadar orang tua selalu merasa bahwa mereka “berkuasa” atas anak-anak mereka, padahal tidak seperti itu, sebagai orang tua kita memang memegang kendali penuh dalam menjaga juga mengawasi mereka tapi tentu tidak dengan “menguasai” mereka..

Sering kita lihat di televisi, baca di koran, atau dengar di radio, beberapa orang tua menganiaya buah hati mereka sendiri dengan berbagai alasan, dan bagi saya apapun alasannya anak-anak kita tidak sepantasnya menerima perlakuan yang sedemikian rupa..

Setiap anak dilahirkan dengan fitrahnya yang bersih, dengan sifatnya yang penurut, lembut, dan sudah semestinya sebagai orang tua kita harus memperlakukan anak-anak kita dengan lemah lembut dan penuh kasih sayang..beritahukan kepada mereka dengan penuh cinta, didiklah mereka dengan penuh kasih, dan jika memang harus marah, marahlah dengan penuh tanggung jawab, bagi saya cukup memberitahu bahwa saya sedang marah dengan mereka karena alasan-alasan tertentu, lebih efisien dibandingkan dengan memukul atau memarahi dengan membabi buta yang tentu akan menyakiti hatinya yang lembut..

Setiap anak memiliki kepribadian yang berbeda antara satu anak dengan yang lainnya, mereka memiliki kepribadian unik yang tentunya tidak sama antara dia dan temannya, dan begitu juga dengan kemampuan diri mereka..sudah menjadi fitrah manusia jika kita tidak ingin dibandingkan dengan orang lain, sebagai seorang istri kita tentu tidak mau jika suami kita membandingkan diri kita dengan wanita lain, begitu pula dengan buah hati kita, anak-anak kita yang hatinya lembut tentu akan bersedih jika kita membandingkan kemampuan mereka, kepribadian mereka dengan teman sebayanya atau bahkan dengan saudara kandungnya sendiri..

Anak adalah aset, investasi kita, melapangkan dan memudahkan jalan kita kelak ketika mereka tumbuh menjadi anak yang sholih dan sholihah, dan sungguh ini tugas berat kita untuk menjadikan mereka anak yang sholih dan sholihah, apa yang kita tanamkan padanya tentu itu kelak yang akan kita dapatkan..

so FREE BULLY HOME..

 

 

One thought on “Bully Free Home

  1. Ping-balik: unjuk gIg!.. « ingga’s blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s