Bersahabat dengan Musuh

Hello, friend! Pa kabar? Masih suka baca-baca? Aku sendiri baru males nulis walo nggak males baca. Makanya, daripada menulis asal-asalan dan nggak bermutu, kali ini aku kutipkan saja beberapa paragraf mengesankan dari buku Tony Buzan, The Power of Social Intelligences, hlm. 108-110:

Cerita Binatang yang Menakjubkan

Kru film Canadian Natural History membuat film tentang dunia satwa yang belum pernah dilakukan oleh orang lain sebelumnya–setahun bersama-sama sekawanan serigala, mengikuti mereka dengan helikopter untuk membuat film dari udara tentang kawanan serigala yang bermigrasi bersama dengan sumber utama makanan mereka, kawanan rusa….

Sebelumnya orang menganggap bahwa pada waktu bermigrasi, kelompok rusa bererak tersendiri dan terpisah, sementara kawanan serigala mengikutinya dari belakang. Selain itu, terdapat anggapan sebelumnya bahwa kawanan serigala sering menyergap rombongan rusa dengan cara pengecut, yaitu ketika mangsanya sedang lemas dan letih.

Namun kenyataannya sungguh menakjubkan: rombongan rusa dan kawanan serigala melakukan perjalanan bersama-sama! Bukan saja mereka berjalan bersama, mereka juga berkawan! Berhari-hari mereka lari bersama, bermain bersama, dan beristirahat bersama.

Hanya bila para serigala menjadi lapar, hubungan sosial ini berubah dan, dan “kesepakatan” seperti ini sudah dimengerti oleh kedua belah pihak. Pemimpin gerombolan serigala, seekor betina besar akan berdiri bergeming seolah-olah tubuhnya membeku. Ini merupakan isyarat kepada serigala-serigala pemburu untuk bersiap-siap memulai pengejaran. Rombongan rusa dengan tenang merapatkan kelompoknya dan menunggu tanda-tanda akan dimulainya penyerangan oleh serigala-serigala tersebut.

Akhirnya penyerangan dimulai, dan segala sesuatu berlangsung sebagaimana yang telah disepakati antara kedua kelompok binatang tersebut. Gerombolan serigala hanya memilih seekor rusa sebagai mangsanya, dan biasanya ini adalah rusa yang paling lemah dalam kelompok tersebut, walaupun kadang-kadang rusa yang normal juga menjadi sasaran.

Biasanya perburuan berlangsung selama maksimal 10 menit, dan gerombolan serigala hampir selalu [atau 80%] berhasil menangkap mangsa mereka. Begitu sasaran sudah dipilih, rusa-rusa lainnya hanya bersantai dan melanjutkan hidup seperti biasa.

Gerombolan serigala tersebut tidak selalu berhasil. Setiap satu dalam lima penyergapan [atau 20%], seekor rusa yang kuat dan ulet berhasil kembali ke kelompoknya. Jika terjadi seperti ini, apakah serigala-serigala akan mengejar dan memilih mangsa lainnya yang lebih mudah diterkam?

Tidak! Mereka berpatuh pada “kesepakatan” seperti ini dan bersedia menahan lapar sehari atau dua hari lagi. Sebelum serigala-serigala tersebut siap untuk makan lagi, kedua gerombolan binatang [itu] hidup bersama lagi sebagai teman-teman seperjalanan–serigala bertindak sebagai pelindung rusa dari pemangsa lain, dan rusa sebagai bahan makanan bagi serigala bila dibutuhkan.***

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s