Dian Sastrowardoyo juga manusia

klik di sini untuk kunjungi blog Dian Sastrowardoyo

Kadang-kadang suka ada yang terheran heran dan kasih comment negatif tentang fotoku yang berpose dengan sebatang rokok. Aku juga jadi heran…, kalo aku bisa berpose sok manis dan sok imut, kenapa aku nggak bisa berpose sok sangar dan sok jantan? Aku rasa susah juga ya…, itu baru pose foto, aku kan juga seorang aktor. Aktor yang baik juga harus bisa mengeksplorasi berbagai karakter bahkan sampai yang ada di luar dirinya. Saya juga nggak mau dijadikan aktor yang punya stereotype peran-peran baik-baik ituuu itu saja.

Hmm… lepas dari setuju-tidaknya kita terhadap sikap Dian Satrowardoyo itu, kata-katanya menarik, ya!

Eh, ada yang lebih menarik lagi. Ini nih…

Menurutku kepribadian manusia itu cukup luas dan cukup kompleks. Jadi susah kalau cuma didefinisikan atau diwakili dengan satu definisi saja. Manusia itu siapa pun juga, dia itu plural, ya baik ya jahat, ya cakep ya ada jeleknya juga, ya nyenengin ya ada nyebelinnya juga… Ada kelemahan dan ada kelebihan juga. Begitu juga kita sebagai orang luar, aku rasa akan terlalu gegabah jika kita terlalu cepat mengambil keputusan tentang seseorang jika kita cuma menilai kulit penampilannya saja. “Lihatlah lebih dekat…” kata-kata Sherina di lagunya.. Belum tentu orang yang kita judge buruk nggak punya pertimbangan dalam hatinya. Luce Irigaray bilang: perempuan(manusia) itu plural….. tidak bisa kita kerdilkan menjadi satu definisi saja. Kita perlu tau dulu seseorang, ngobrol berjamjam, berhari-hari, barulah kita mengenal orang itu luar dalam.

Anyway…, tapi apa pun pendapatku, aku juga sebenernya sangat menghargai honest opinion dari mereka yang berseberangan pendapat dengan aku. Aku mau berterimakasih atas opini jujurnya, karena saya sangat tidak menyukai keseragaman! Dan perbedaan pendapat adalah diskusi yang sehat. Cheers!

Wow! Hebat, ‘kan? (Pantesan, Dian Sastrowardoyo jadi bintang.) Aku salut deh. Apalagi aku sedang merindukan penghargaan terhadap perbedaan. Misalnya, terhadap mereka yang sedikit-banyak berpaham liberal. Juga, persaudaraan yang kurindu….

One thought on “Dian Sastrowardoyo juga manusia

  1. Ping-balik: Berdosakah aku mencium dia, dia, dan dia? « Salafi Liberal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s