SMS Islami: 7 Pantun Melayu

Pangkal berbelit di pohon jarak, jarak nan tumbuh tepi serambi.
Jangan dibuat yang dilarang syarak, itulah perbuatan yang dibenci Nabi.

Pohon kerekot bunganya sama, buahnya boleh dibuat colok.
Petuah diikut segala ulama, jangan dibawa berolok-olok.

Colok dipotong dengan sekin, sekin waja buatan Jawa.
Hendaklah diturut dengan yakin, yakin di hati selamatlah nyawa.

Sekin dibawa ke Melaka, disembahkan kepada bendahara.
Tidak gerangan akan celaka, tubuh pun lepas dari sengsara.

Bendahara datuk seri paduka, memerintah kota dan negeri.
Sengsara masuk dalam neraka, hendaklah kita ingatkan diri.

Pagi dan petang berbunyi nobat, nobat beragam bernama khalil.
Pagi dan petang hendaklah tobat, tobat mengikut hadis dan dalil.

Nobat dipalu di rumah raja, raja keturunan Bukit Siguntang.
Itulah kita punya kerja, patut diturut pagi dan petang.

——-
Kutipan dari Pantun Melayu (Jakarta: Balai Pustaka, 1991), hlm. 243-244.

2 thoughts on “SMS Islami: 7 Pantun Melayu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s