Ummahat Tangguh

    “Mba Sarah, besok jangan lupa ya, pengajian di rumah Ibu Ranti. Jl. Anggrek S7 no.9. Jam dua siang. Jangan telat loh.” Pesan singkat itu mampir di handphone ku dari sang guru, mengingatkan.

    Ini kali pertama aku mengikuti pengajian ini. Sebelumnya aku bergabung dengan pengajian lain yang beranggotakan para gadis. Dan aku, yang sudah menikah meski belum dikaruniai anak, merasa tidak nyaman di dalam pengajian tersebut dikarenakan pembahasan atau topic yang sering dibicarakan terkadang sudah tidak relevan lagi utnuk diriku yang sudah menikah. Aku ingin sesuatu yang baru, yang sesuai dengan kebutuhan diriku. Sehingga, aku memutuskan untuk dipindahkan dari pengajian tersebut.

    Alhamdulillah, Baca lebih lanjut

1. Selamat Datang di Dunia Muda-Mudi

Emang sih, zaman bertukar, musim berganti. Tapi, pergaulan muda-mudi masiiih aja dilematis. Serba salah.

Dulu, di masa Siti Nurbaya, banyak muda-mudi menjalani ‘kawin paksa’. Seorang pemuda yang mondar-mandir di depan rumah seorang gadis bisa babak-belur ‘dipermak’ orang sekampung. Kini di era “Pernikahan Dini”, banyak anak belia ‘terpaksa kawin’. Sepasang remaja yang berangkulan dan berciuman di dalam mal, di depan mata orang banyak di siang hari bolong, hanya mengundang ketidak-acuhan atau tatapan iri dari orang2 di sekitarnya.

Hiiii…. Baca lebih lanjut