1. Selamat Datang di Dunia Muda-Mudi

Emang sih, zaman bertukar, musim berganti. Tapi, pergaulan muda-mudi masiiih aja dilematis. Serba salah.

Dulu, di masa Siti Nurbaya, banyak muda-mudi menjalani ‘kawin paksa’. Seorang pemuda yang mondar-mandir di depan rumah seorang gadis bisa babak-belur ‘dipermak’ orang sekampung. Kini di era “Pernikahan Dini”, banyak anak belia ‘terpaksa kawin’. Sepasang remaja yang berangkulan dan berciuman di dalam mal, di depan mata orang banyak di siang hari bolong, hanya mengundang ketidak-acuhan atau tatapan iri dari orang2 di sekitarnya.

Hiiii…. Baca lebih lanjut

Iklan

8. Indahnya Gaul Yang Tertata

Di pertengahan bab pertama, kita penasaran ngadepin dua macam dilema muda-mudi Islam yang bahayanya tidak kalah dari yang ‘kebut2an’: [1] Nganggur salah, cari kerja pun salah. [2] Nunda nikah salah, nikah dini pun salah. Padahal, mereka yang menghadapi dilema tersebut sudah berhati-hati dan tidak melanggar aturan. Tapi, kenapa mereka yang kurang gaul ini mengalami konflik batin dan jauh dari kesuksesan? What’s wrong with them?

Baca lebih lanjut