Gaul Islami

Konsultasi: Teman Tapi Mau Mesra

24 April 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

ust klo bleh sy mu mnta saran .. sy alumni pesantren. sy pny teman ikhwan yg keilmuannya lbih dibanding sy. tp skrg stlh dy kluar dy bubah msk gank mtor,mbuk”an, pcrn jg. ktny se dy frustasi dg kluarga. trus dy mnta bntuan pd sy bwt mrubah driny sperti smula.
dy sering tlpn smpe bjam” dan org rmhpun komen tentng it. sy jg tkut klo tlalu sring tlp tkt jtuh ny zina hati.. akhrny sy sarankn dy bwt tmnan dgn yg sm2 ikhwan, tp ust dy mnolak..dan mutusin bwt gk ngobrol lg sm sy. trus trang sy sdih dy bsikap sperti it.. mnurut ust bgm cara yg tpat untk mmbantu dy.. apkh sring btlpn it bleh? apkh it tdk mndekati zina..
atau serahkn ajh sm Allah yg mmbolakblikan hati.. trims jazaakallah

Tanggapan M Shodiq Mustika: Baca terus →

→ Tinggalkan KomentarKategori: konsultasi
Ditandai: ,

SMS Islami: 7 Pantun Melayu

3 Maret 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Pangkal berbelit di pohon jarak, jarak nan tumbuh tepi serambi.
Jangan dibuat yang dilarang syarak, itulah perbuatan yang dibenci Nabi.

Pohon kerekot bunganya sama, buahnya boleh dibuat colok.
Petuah diikut segala ulama, jangan dibawa berolok-olok. Baca terus →

→ Tinggalkan KomentarKategori: santai saja
Ditandai: , ,

Kiat Imam Ghazali agar Tidak Sombong

14 Februari 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Dari beraneka-ragam komentar terhadap artikel “PKS Sombong Lecehkan Artis Sinetron & Kalangan dari Dunia Hiburan Lainnya“, sekurang-kurangnya ada 2 pandangan mengenai kesombongan yang perlu kita kritisi: (1) penyangkalan bahwa sikap Presiden PKS itu tergolong sombong, (2) peremehan keburukan sikap sombong di dunia politik. Di sini hendak aku tunjukkan: (1) sikap Presiden PKS tersebut sudah tergolong sombong, (2) keburukan sikap sombong tak dapat kita remehkan. Sesudah itu, silakan simak kiat dari Imam Ghazali untuk tidak sombong. Baca terus →

→ Tinggalkan KomentarKategori: kiat gaul
Ditandai: , , , , ,

Ta’aruf Network (jaringan persahabatan dan/atau perjodohan)

18 Januari 2009 · 1 Komentar

Marilah, wahai muslim dan muslimah, kita jalin hubungan persahabatan dan/atau perjodohan secara islami melalui Ta’aruf Network. Yo ayo ayo… gabung, ya!

→ 1 CommentKategori: taaruf
Ditandai: , , , ,

Belum ingin nikah, perlukah taaruf?

1 Januari 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Bapak M Musodiq Mustika YAng saya Hormati sebelumnya saya minta maaf karena saya pembaca yang baru !

setelah sering saya membaca artikle yang bapak tulis saya jadi tertarik untuk konsultasi masalah saya

saya sekarang baru menginjak usia 21 dan hendak menginjak 22 saya dudah di perkenalkan dengan seorang wanita pilihan orang tua saya yang tak lain adalah rekan ayah semasa SMA beliau hendak mengenalkan Putrinya kepada saya dan saya kaget dengan adanya tawaran seperti itu karena entah kenapa saya masih merasa kalo saya itu masih jauh untuk menginjak hal-hal yang lebih serius.

kalo boleh jujur Pacaran saja saya ga pernah yah paling juga baru 1 kali dan itu juga ga berlangsung lama karena sangat singkat dan itu juga waktu SMA, menurut Bapak usia Normal untuk menikah pada seorang laki-laki itu di usia ke berapa Pa. dan saya masih dalam tahapan mengenal dia dan menurut syariat Agama sih dia Bagus gadis yang solehah tapi saya masih merasa jauh dengan ke adaan saya, saya yang masih suka main, nongkrong2 sama temen, terus gaul di Internet apa pantas dengan gadis yang taat kepada Agama, dan memang dalam hati kecil saya ingin sekali mendapat gadis yang solehah tapi saya masih suka merasa Minder dengan keadaan saya yang frofesinya sebagai Operator Di sebuah Warnet swasta.

dan saya mohon bantuan bapak saya harus gimana? apa saya haru Ta’aruf dulu dan pengalaman di Ilmu Agama saya Agak Kurang Gimana menurut pandangan Bapak,
dan 1 lagi nih pa gimana caranya mendapatkan Buku-buku Bapak apa ada di Toko-toko buku sedangkan daerah saya jauh dari toko-toko buku besar dan saya tinggal di daerah Kuningan Jawa Barat..

sekian surhatan saya dan mohon kiranya bapak memberikan bimbingan nya kepada saya selaku manusia yang haus akan ilmu Agama dan mohon di maafkan jika ada kata-kata yang tak berkenan di hati Bapak Terimakasih setitik ilmu dan Doa sangat saya Harapkan……

Tanggapan M Shodiq Mustika:

Baca terus →

→ Tinggalkan KomentarKategori: konsultasi
Ditandai: , , , , , ,

TTC: Teman Tapi Cinta

17 Desember 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Saya adalah boy (nama samaran) seorang mahasiswa salah satu PT di indonesia. Dan saya ingin sekali menjalankan sunnah mengenai pernikahan. saya selalu berusaha untuk tidak berpacaran, sekalipun kadang2 bertolak belakang dengan pikiran saya yang selalu dilingkupi rasa ingin memiliki pacar. Ya, mungkin ini dipengaruhi lingkungan yang seperti itu. Kini, kadang-kadang saya merasa jadi orang yang aneh, karena saya tidak bisa tegas memposisikan diri saya (pacaran/ tidak).

Belakangan ini saya kenal seorang ce yang bisa dibilang deket. Bisa dibilang kami sering jalan bareng, tapi saya berusaha untuk tidak berduaan di tempat yang sepi. Sebenarnya sech yang saya rasakan sekarang, saya tidak merasa sebagai siapa2nya dia. Saya hanya merasa dia adalah teman karib saya (hanya allah yang tau). Tetapi masalahnya adalah karena kedekatan kami berdua, akhirnya timbul gosip antara kami berdua.

Pertanyaannya adalah [1] apakah menurut syariat saya salah?? [2] Trus, saya pengen tau bagaimana ta’ruf tu (step2nya)?? [3] Kapan sebenarnya ta’aruf itu dimulai?? Mohon penjelasannya. Terima kasih..

Tanggapan M Shodiq Mustika:

Baca terus →

→ Tinggalkan KomentarKategori: taaruf
Ditandai: , ,

Bila wanita mau meminang pria yang disukainya

13 November 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Saya 37 tahun, mau tanya…. sudah hampir 4 th ini saya suka sama ikhwan yang saya anggap agamanya baik dan sepertinya dia juga ada “rasa” dengan saya. dulu dia tinggal 1 kampung dengan saya (dia ikut pamannya) tetapi sekarang dia pulang kampung.yang ingin saya tanyakan.. boleh gak saya mengkhitbah dia dengan tujuan saya ingin menghindari zina karena saya selalu ingat dia terus… cuma yg jadi ganjalan saya.. sepertinya dia menghindari saya dan kalau dia ditanya orang (saudara saya) dia selalu jawab.. “saya sayang dan cinta sama siapa saja itu karena Allah,” gimana nih pak shodiq, mohon jawaban ya….

Jawaban M Shodiq Mustika:

Baca terus →

→ Tinggalkan KomentarKategori: konsultasi
Ditandai: