Entries categorized as ‘kesempatan dalam kesempitan’
Mau curhat sepuasnya? Boleh. Kau boleh curhat di tempat Gaul sini, di tempat Cinta sana, atau pun di tempat Pacaran situ.
Silakan curahkan apa saja perasaanmu di sini. Kalau mengenai masalah percintaan, boleh di sana. Namun khusus mengenai pacaran, di situlah tempatnya.
Silakan, tak usah malu-malu. Bila perlu, gunakan nama samaran. Dengan curahkan isi hatimu, insya’ Allah perasaanmu akan lebih lapang.
Kategori: kesempatan dalam kesempitan
Ditandai: curhat, perasaan, pribadi
Perpustakaan manakah yang bikin betah dirimu? Bagi-bagi cerita, dong! Yach, betah baca, betah menyepi, atau betah apa sajalah. Seperti yang berikut ini nih:
(lagi…)
Kategori: kesempatan dalam kesempitan
Ditandai: buku, internet, kampus, kota, membaca, MP3, perpustakaan, santai, sekolah, teknologi
Kebiasaan cowok begini, mungkin kamu udah tahu. Tapi tiada salahnya, ‘kan, kalo kami ingetin supaya kamu (khususnya cewek) lebih hati-hati.
Berikut ini kami kutipkan beberapa paragraf berita menarik dari detEksi Jawa Pos belum lama ini: (lagi…)
Kategori: kesempatan dalam kesempitan
Ditandai: cewek, cewek cantik, cowok mengintip cewek
(Kompas) – Bahasa gaul sebenarnya sudah ada sejak 1970-an. Awalnya istilah-istilah dalam bahasa gaul itu untuk merahasiakan isi obrolan dalam komunitas tertentu. Tapi karena sering juga digunakan di luar komunitasnya, lama-lama istilah-istilah tersebut jadi bahasa sehari-hari.
Seharusnya (lagi…)
Kategori: kesempatan dalam kesempitan
Ditandai: artikel, bahasa indonesia, istilah, komunitas, kosakata, preman, prokem, remaja
Pernah duduk atau berdiri di antrean yang lama atau panjang, sepanjang kereta api tut..tut..tut? Tentu pernah. Mungkin di ruang tunggu praktek dokter, di depan loket tiket kereta api saat mau mudik, atau pun di tempat lain.

Gimana rasanya? Antrean biasanya menyebalkan. Lima menit aja udah bikin bosan, apalagi berjam-jam. Namun, kita bisa menyulapnya menjadi mengasyikkan.
Caranya sederhana: (lagi…)
Kategori: kesempatan dalam kesempitan · kiat gaul
Ditandai: antri, berkenalan, kecerdasan sosial, ubah takdir
Suka menyapa orang yang belum kenal? Bagus! Itu pertanda gaul. Belum biasa menyapa? Biasakan dong! Caranya praktis, lumayan mudah, nggak sesulit ngerjain soal ujian akhir nasional. I swear.

(lagi…)
Kategori: kesempatan dalam kesempitan · kiat gaul
Ditandai: kecerdasan sosial, kelihaian berkomunikasi, komunikasi tatap-muka, pendekatan
Saat Tony Buzan masih remaja, ia mengandalkan IQ-nya dalam bergaul dengan orang lain. Dengan senjata andalannya ini, ia suka menganalisis kekurangan orang lain. Ia libatkan diri dalam aneka perdebatan. Tony selalu berupaya mencari kelemahan pendapat orang-orang, mematahkan argumentasi mereka, dan memperlihatkan bahwa yang benar adalah pendapat dirinya. Disangkanya, untuk menjadi populer, orang harus tampak “pintar” (ber-IQ tinggi) dan memenangi berbagai “pertempuran” (debat).
Namun, hasilnya mengejutkan. (lagi…)
Kategori: Kisah Konyol · kesempatan dalam kesempitan
Ditandai: asmara, bahagia, kecerdasan sosial, pembelajaran, pengusaha, percaya diri, populer, santai